Sahabat semua, saya sedang membuat beberapa Form dengan menggunakan Visual Basic 6.0 namun waktu saya jalankan ada kode yang salah, saya baru belajar menggunakan Visual Basic ini jadi, tolong bantu unttuk memecahkannya apa yang salah dari kode program yang saya buat...
Form dan Source kodenya dapat di lihat pada Klik disini untuk download
Kamis, 19 April 2012
Minggu, 08 April 2012
Tugas 3 Bahagian B ( penghitungan Nilai Tanpa Database )
Source Kodenya
Private Sub Command1_Click()
a = Val(Text5)
If a > 86 And a <= 100 Then
Text6.Text = "A"
Else
If a > 70 And a <= 85 Then
Text6.Text = "B"
Else
If a > 55 And a <= 70 Then
Text6.Text = "C"
Else
If a > 40 And a <= 55 Then
Text6.Text = "D"
Else
If a > 0 And a <= 40 Then
Text6.Text = "E"
End If
End If
End If
End If
End If
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Text1.Text = " "
Text2.Text = " "
Text3.Text = " "
Text4.Text = " "
Text5.Text = " "
Text6.Text = " "
Text7.Text = " "
Text8.Text = " "
End Sub
Private Sub Command3_Click()
End
End Sub
Private Sub Option1_Click()
Text7.Text = Option1.Caption
End Sub
Private Sub Option2_Click()
Text7.Text = Option2.Caption
End Sub
Private Sub Option3_Click()
Text7.Text = Option3.Caption
End Sub
Private Sub Option4_Click()
Text7.Text = Option4.Caption
End Sub
Private Sub Option5_Click()
Text7.Text = Option5.Caption
End Sub
Private Sub Option6_Click()
Text7.Text = Option6.Caption
End Sub
Private Sub Option7_Click()
Text7.Text = Option7.Caption
End Sub
Private Sub Option8_Click()
Text7.Text = Option8.Caption
End Sub
Private Sub Option9_Click()
Text7.Text = Option9.Caption
End Sub
Private Sub Text7_Change()
If Text7.Text = "TEK 11409" Then
Text8.Text = " Kalkulus II"
ElseIf Text7.Text = "TEK 12209" Then
Text8.Text = "Fisika Dasar II"
ElseIf Text7.Text = "TEK 14209" Then
Text8.Text = "Praktikum Fisika DasarII"
ElseIf Text7.Text = "TKP 11209" Then
Text8.Text = "Kimia Analitik"
ElseIf Text7.Text = "TKP 14209" Then
Text8.Text = "Praktiku Kimia Analitik"
ElseIf Text7.Text = "UNI 10609" Then
Text8.Text = "Etika"
ElseIf Text7.Text = "TKP 11309" Then
Text8.Text = "Program Komputer"
ElseIf Text7.Text = "TKP 14309" Then
Text8.Text = "Praktikum Program Komputer"
ElseIf Text7.Text = "UNI 10509" Then
Text8.Text = "Bahasa Inggris II"
End If
End Sub
Private Sub Timer1_Timer()
Label11.Caption = Time()
Label12.Caption = Format(Now, "DD MMMM YYYY")
End Sub
Tugas 3 Prokom Bagian A
Ini adalah Source kode yang saya buat, silahkan di coba
dan ini masih dalam pengembangan
Private Sub Command1_Click()
Dim a As Double
Dim b As Double
Dim c As Double
Dim d As Double
a = Text1.Text
b = Text2.Text
c = Text3.Text
Text7 = a & "x ^ 2" & "+" & b & "x" & "+" & c & "=" & "0"
d = (b ^ 2) - 4 * a * c
Text4.Text = d
If d > 0 Then
Text5.Text = ((-1 * b) + (((b ^ 2) - d) ^ 0.5)) / (2 * a)
Text6.Text = ((-1 * b) - (((b ^ 2) - d) ^ 0.5)) / (2 * a)
Else
If d = 0 Then
Text5.Text = (-1 * b) / (2 * a)
Text6.Text = Text5.Text
Else
Text5.Text = "Imaginer"
Text6.Text = "Imaginer"
End If
End If
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Text1.Text = " "
Text2.Text = " "
Text3.Text = " "
Text4.Text = " "
Text5.Text = " "
Text6.Text = " "
Text7.Text = " "
End Sub
Private Sub Command3_Click()
End
End Sub
Kamis, 05 April 2012
Analisis Titrimetri
Titrimetri
adalah suatu cara analisis yang berdasarkan pengukuran volume larutan yang
diketahui konsentrasinya secara teliti (titran/penitar/larutan baku) yang
direaksikan dengan larutan sampel yang akan ditetapkan kadarnya.
Pelaksanaan
pengukuran volume ini disebut juga titrasi, yaitu larutan penitar diteteskan
setetes demi setetes ke dalam larutan sampel sampai tercapai titik akhir.
Berdasarkan jenis reaksi yang terjadi pada pelaksanaan titrasi, maka titrasi
dapat dibagi sebagai berikut:
a.
Reaksi metatetik, yaitu suatu reaksi berdasarkan pertukaran ion tanpa adanya
perubahan bilangan oksidasi. Jenis titrasi yang termasuk reaksi metatetik,
yaitu:
1)
Titrasi asam-basa
Reaksi
dasar dalam titrasi asam-basa adalah netralisasi, yaitu reaksi asam dan basa
yang dapat dinyatakan:
H+ + OH- H2O
Bila
larutan asam dengan kepekatan tertentu digunakan sebagai penitar maka titrasi
ini disebut asidimetri, sedangkan bila yang diketahui sebagai penitarnya adalah
basa, maka titrasi ini disebut alkalimetri.
2) Titrasi pengendapan (presipitimetri)
Dasar
penitaran pengendapan adalah reaksi-reaksi yang menghasilkan endapan yang sukar
larut. Yang termasuk titrasi golongan ini antara lain argentometri, yaitu
penitaran dengan menggunakan AgNO3
sebagai penitar.
3)
Titrasi kompleksometri
Titrasi
kompleksometri disebut juga khelatometri, yaitu pembentukan senyawa rangkai
(kompleks) yang mantap dan larut dalam air, bila larutan baku bereaksi dengan
kation-kation yang ditetapkan kadarnya. Sampel pereaksi pengkomplek yang banyak
digunakan adalah Na-EDTA (Natrium Etilena Diamina Tetra Asetat).
b. Reaksi redoks, dalam reaksi ini terjadi
perpindahan elektron atau perubahan bilangan oksidasi. Jenis titrasi yang
termasuk dalam reaksi redoks, antara lain:
1)
Titrasi Permanganatometri
Sebagai
penitar dipakai larutan kaliumpermanganat. Dalam lingkungan asam dua molekul
permanganat dapat melepaskan lima atom oksigen (bila ada zat yang dapat
dioksidasikan oleh oksigen itu.
2
KMnO4 + 3 H2SO4 K2SO4 +
2 MnSO4 + 3 H2O + 5 O
Karena
larutan KMnO4 mempunyai warna tersendiri, maka tidak diperlukan penunjuk
(indikator). Titik akhir ditunjukkan dengan terbentuknya larutan berwarna merah
muda seulas.
2)
Titrasi Iodo/Iodimetri
Yang
dimaksud dengan golongan ini adalah penitaran dengan Iod (Iodimetri) atau Iod
dititar dengan Natriumtiosulfat (Iodometri). Zat-zat yang bersifat pereduksi
dapat langsung dititar dengan yod, sedangkan zat-zat yang bersifat pengoksidasi
dalam larutan asam akan membebaskan yod dari KI yang kemudian dititar dengan
Natriumtiosulfat. Pada cara titrasi ini digunakan larutan kanji sebagai
penunjuk, yang dengan yod akan menghasilkan warna biru.
3)
Serimetri
Sebagai
pengoksidasi dipakai larutan Ce(SO4)2.
Serium merupakan zat pengoksidasi yang kuat, yang mengalami reaksi
tunggal. Ion serium dipakai dalam larutan yang berkeasaman tinggi karena dalam
larutan yang berkonsentrasi hidrogennya rendah terjadi pengendapan akibat
hidrolisis. Titrasi ini jarang dipakai karena selain kurang ekonomis juga
memerlukan indikator redoks.
4)
Dikromatometri
Sebagai
penitar digunakan larutan kaliumdikromat. Penggunaan utama adalah titrasi besi
dalam larutan asam. Senyawa Na/Ba-difenilaminasulfonat merupakan indikator yang
sesuai bila besi dititrasi dalam suasana asam sulfat-asam fosfat.
Beberapa
syarat yang harus dipenuhi pada penitaran:
1)
Reaksi berlangsung sempurna, tunggal, dan menurut persamaan reaksi yang jelas.
Dengan demikian semua sampel bereaksi dengan penitar, tidak ada yang tersisa.
2)
Reaksi berjalan cepat, reaksi yang cepat akan mempertajam perubahan warna yang
terjadi pada titik akhir.
3)
Ada indikator yang sesuai.
4)
Ada larutan baku.
Berdasarkan
jalannya reaksi yang terjadi, titrasi dapat dibedakan atas:
a.
Titrasi langsung (Direct titration), yaitu larutan sampel dapat langsung
dititrasi dengan larutan standar/ baku.
b.
Titrasi tidak langsung (Indirect titration), yaitu larutan sampel direaksikan
dulu dengan pereaksi yang jumlah kepekatannya tertentu, kemudian hasil reaksi
dititrasi dengan larutan standar/ baku.
c.
Titrasi kembali (Back titration), cara ini dilakukan bila sampel tidak bereaksi
dengan larutan baku atau reaksinya lambat. Dalam hal ini ditambahkan zat ketiga
yang telah diketahui kepekatannya dan jumlahnya diukur tetapi berlebihan dan
kelebihannya dititrasi dengan larutan baku.
d.
Titrasi penggantian (Displacement titration), cara ini dilakukan bila analat
atau unsur yang akan ditetapkan tidak
bereaksi langsung dengan larutan baku, tidak bereaksi secara stokiometri dengan
larutan baku, dan tidak saling mempengaruhi (not interact) dengan larutan
penunjuk.
Rabu, 04 April 2012
Analisis Gravimetri
Gravimetri
merupakan suatu cara analisis jumlah untuk menetapkan unsur- unsur atau
senyawa-senyawa berdasarkan pengendapan atau penimbangan berat.
Dasar dan cara analisis gravimetri meliputi:
a. Cara pengendapan
Sejumlah sampel dilarutkan kemudian langsung ditambahkan
suatu pereaksi untuk mengubah zat yang kadarnya akan ditetapkan menjadi
senyawaan baru berupa endapan yang bobotnya dapat diketahui dengan penimbangan.
b. Cara
penguapan
Pada cara ini
dilakukan dengan penguapan sampel dengan bantuan panas atau pereaksi tertentu.
Cara ini kadang-kadang dinamakan cara evolusi.
c. Cara pengendapan elektrolisis
Elektrolisis juga dapat dipakai untuk
memisahkan suatu unsur atau senyawa dari suatu sampel pada potensial tertentu
yang kemudian bobotnya dapat diukur.
Tahapan kerja dalam analisis
gravimetri, yaitu meliputi: penimbangan, pelarutan, pemanasan, pengendapan,
penyaringan, pencucian, pemijaran, pendinginan, dan penimbangan.
Untuk
mendapatkan hasil yang baik, maka endapan yang terbentuk harus mempunyai
syarat:
a.
Endapannya murni.
b.
Kelarutannya kecil.
c.
Rumus kimia pasti.
d. Mantap.
Usaha-usaha
yang dapat dilakukan agar hasil analisis secara gravimetri mendekati kebenaran
diantaranya:
a.
Pemilihan pereaksi pengendap yang tepat
sehingga endapan yang didapatkan hanya unsur yang ditetapkan.
b.
Memilih pereaksi pengendap yang
kelarutannya tinggi.
c.
Mengatur situasi dan kondisi lingkungan
(pH).
d. Memperhatikan suhu
pada waktu pengendapan.
e.
Penambahan
pereaksi pembantu jika diperlukan, seperti larutan penyangga.
f.
Menambah pereaksi pengendapan
berlebihan agar pengendapan sempurna dan memperkecil kelarutan endapan
Selasa, 03 April 2012
Form Login dan Source Kodesederhana Tanpa Databee (daam tahap Pengembangan)
Private Sub Command1_Click()
If Text1.Text = "Lisence" Then
If Text2.Text = "masterlove007" Then
Form3.Show
Form1.Hide
End If
End If
End Sub
Private Sub Command2_Click()
badawi = MsgBox("Are you sure to exit?", vbInformation + vbYesNo, "warning")
If (badawi = vbYes) Then
End
End If
End Sub
Private Sub Label4_Click()
Form2.Show
Form1.Hide
End Sub
If Text1.Text = "Lisence" Then
If Text2.Text = "masterlove007" Then
Form3.Show
Form1.Hide
End If
End If
End Sub
Private Sub Command2_Click()
badawi = MsgBox("Are you sure to exit?", vbInformation + vbYesNo, "warning")
If (badawi = vbYes) Then
End
End If
End Sub
Private Sub Label4_Click()
Form2.Show
Form1.Hide
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Form1.Show
Form2.Hide
End Sub
Private Sub Command3_Click()
badawi = MsgBox("Are you sure to exit?", vbInformation + vbYesNo, "warning")
If (badawi = vbYes) Then
End
End If
End Sub
Selasa, 27 Maret 2012
Harap
Bagi semua orang yang melihat blog ini tolong beri komentar n kritiknya gar bisa dibenahi keadaan blog ini
terimakasih
terimakasih
Langganan:
Postingan (Atom)
SISTEM INISIASI PELEDAKAN (Blast Initiation System)
Inisiator merupakan suatu istilah yang diguanakan oleh perusahaan (industri) bahan peledakn untuk mendeskripsikan peralatan yang dapat dig...
-
Kompas Geologi Dalam aktivitas lapangan bagi geologist tentunya dibutuhkan skill dan berbagai peralat...
-
Magmatic Concentration (Pengayaan Magma ) Terbentuknya bahan galian karena adanya diff dari magma. Magma sebagai cairan panas dan pi...
-
Inisiator merupakan suatu istilah yang diguanakan oleh perusahaan (industri) bahan peledakn untuk mendeskripsikan peralatan yang dapat dig...