Kamis, 19 April 2012

Seminar Nasional PARADE TAMBANG 2012 Mahasiswa Teknik Pertambangan UniversitasSriwijaya

Bagi teman-teman semua sebentar lagi, kami dari mahasiswa teknik Pertambangan Unsri akan mengadakan acara seminar nasional, bagi teman2 yang berminat silahkan hubungi contac person pada pamplet di atas,

atau silahkan Hubungi : 085760789458

Mari bersama-sama kita ikuti..........

Apa yang salah??

Sahabat semua, saya sedang membuat beberapa Form dengan menggunakan Visual Basic 6.0 namun waktu saya jalankan ada kode yang salah, saya baru belajar menggunakan Visual Basic ini jadi, tolong bantu unttuk memecahkannya apa yang salah dari kode program yang saya buat...

Form dan Source kodenya dapat di lihat pada Klik disini untuk download

Minggu, 08 April 2012

Tugas 3 Bahagian B ( penghitungan Nilai Tanpa Database )


Source Kodenya

Private Sub Command1_Click()

a = Val(Text5)

If a > 86 And a <= 100 Then
Text6.Text = "A"
Else
If a > 70 And a <= 85 Then
Text6.Text = "B"
Else
If a > 55 And a <= 70 Then
Text6.Text = "C"
Else
If a > 40 And a <= 55 Then
Text6.Text = "D"
Else
If a > 0 And a <= 40 Then
Text6.Text = "E"

End If
End If

End If

End If

End If



End Sub

Private Sub Command2_Click()
Text1.Text = " "
Text2.Text = " "
Text3.Text = " "
Text4.Text = " "
Text5.Text = " "
Text6.Text = " "
Text7.Text = " "
Text8.Text = " "
End Sub

Private Sub Command3_Click()
End
End Sub




Private Sub Option1_Click()
  Text7.Text = Option1.Caption
End Sub



Private Sub Option2_Click()
Text7.Text = Option2.Caption
End Sub

Private Sub Option3_Click()
Text7.Text = Option3.Caption
End Sub

Private Sub Option4_Click()
Text7.Text = Option4.Caption
End Sub

Private Sub Option5_Click()
Text7.Text = Option5.Caption
End Sub

Private Sub Option6_Click()
Text7.Text = Option6.Caption
End Sub

Private Sub Option7_Click()
Text7.Text = Option7.Caption
End Sub

Private Sub Option8_Click()
Text7.Text = Option8.Caption
End Sub

Private Sub Option9_Click()
Text7.Text = Option9.Caption
End Sub

Private Sub Text7_Change()
If Text7.Text = "TEK 11409" Then
Text8.Text = " Kalkulus II"
ElseIf Text7.Text = "TEK 12209" Then
Text8.Text = "Fisika Dasar II"
ElseIf Text7.Text = "TEK 14209" Then
Text8.Text = "Praktikum Fisika DasarII"
ElseIf Text7.Text = "TKP 11209" Then
Text8.Text = "Kimia Analitik"
ElseIf Text7.Text = "TKP 14209" Then
Text8.Text = "Praktiku Kimia Analitik"
ElseIf Text7.Text = "UNI 10609" Then
Text8.Text = "Etika"
ElseIf Text7.Text = "TKP 11309" Then
Text8.Text = "Program Komputer"
ElseIf Text7.Text = "TKP 14309" Then
Text8.Text = "Praktikum Program Komputer"
ElseIf Text7.Text = "UNI 10509" Then
Text8.Text = "Bahasa Inggris II"

End If

End Sub

Private Sub Timer1_Timer()
Label11.Caption = Time()
Label12.Caption = Format(Now, "DD  MMMM  YYYY")
End Sub

Tugas 3 Prokom Bagian A



Ini adalah Source kode yang saya buat, silahkan di coba
dan ini masih dalam pengembangan

Private Sub Command1_Click()
Dim a As Double
Dim b As Double
Dim c As Double
Dim d As Double
a = Text1.Text
b = Text2.Text
c = Text3.Text

Text7 = a & "x ^ 2" & "+" & b & "x" & "+" & c & "=" & "0"

d = (b ^ 2) - 4 * a * c
Text4.Text = d
If d > 0 Then
Text5.Text = ((-1 * b) + (((b ^ 2) - d) ^ 0.5)) / (2 * a)
Text6.Text = ((-1 * b) - (((b ^ 2) - d) ^ 0.5)) / (2 * a)
Else
If d = 0 Then
Text5.Text = (-1 * b) / (2 * a)
Text6.Text = Text5.Text
Else
Text5.Text = "Imaginer"
Text6.Text = "Imaginer"
End If
End If
End Sub


Private Sub Command2_Click()
Text1.Text = " "
Text2.Text = " "
Text3.Text = " "
Text4.Text = " "
Text5.Text = " "
Text6.Text = " "
Text7.Text = " "

End Sub

Private Sub Command3_Click()
End
End Sub

Kamis, 05 April 2012

Analisis Titrimetri


Titrimetri adalah suatu cara analisis yang berdasarkan pengukuran volume larutan yang diketahui konsentrasinya secara teliti (titran/penitar/larutan baku) yang direaksikan dengan larutan sampel yang akan ditetapkan kadarnya.
Pelaksanaan pengukuran volume ini disebut juga titrasi, yaitu larutan penitar diteteskan setetes demi setetes ke dalam larutan sampel sampai tercapai titik akhir. Berdasarkan jenis reaksi yang terjadi pada pelaksanaan titrasi, maka titrasi dapat dibagi sebagai berikut:
a. Reaksi metatetik, yaitu suatu reaksi berdasarkan pertukaran ion tanpa adanya perubahan bilangan oksidasi. Jenis titrasi yang termasuk reaksi metatetik, yaitu:
1)      Titrasi asam-basa
Reaksi dasar dalam titrasi asam-basa adalah netralisasi, yaitu reaksi asam dan basa yang dapat dinyatakan:
H+  +  OH-                    H2O
Bila larutan asam dengan kepekatan tertentu digunakan sebagai penitar maka titrasi ini disebut asidimetri, sedangkan bila yang diketahui sebagai penitarnya adalah basa, maka titrasi ini disebut alkalimetri.
2)       Titrasi pengendapan (presipitimetri)
                   Dasar penitaran pengendapan adalah reaksi-reaksi yang menghasilkan endapan yang sukar larut. Yang termasuk titrasi golongan ini antara lain argentometri, yaitu penitaran dengan menggunakan AgNO3  sebagai penitar.
3)      Titrasi kompleksometri
          Titrasi kompleksometri disebut juga khelatometri, yaitu pembentukan senyawa rangkai (kompleks) yang mantap dan larut dalam air, bila larutan baku bereaksi dengan kation-kation yang ditetapkan kadarnya. Sampel pereaksi pengkomplek yang banyak digunakan adalah Na-EDTA (Natrium Etilena Diamina Tetra Asetat).
b.       Reaksi redoks, dalam reaksi ini terjadi perpindahan elektron atau perubahan bilangan oksidasi. Jenis titrasi yang termasuk dalam reaksi redoks, antara lain:
1)      Titrasi Permanganatometri
Sebagai penitar dipakai larutan kaliumpermanganat. Dalam lingkungan asam dua molekul permanganat dapat melepaskan lima atom oksigen (bila ada zat yang dapat dioksidasikan oleh oksigen itu.
2 KMnO4 + 3 H2SO4                   K2SO4 + 2 MnSO4 + 3 H2O + 5 O
Karena larutan KMnO4 mempunyai warna tersendiri, maka tidak diperlukan penunjuk (indikator). Titik akhir ditunjukkan dengan terbentuknya larutan berwarna merah muda seulas.
2)      Titrasi Iodo/Iodimetri
Yang dimaksud dengan golongan ini adalah penitaran dengan Iod (Iodimetri) atau Iod dititar dengan Natriumtiosulfat (Iodometri). Zat-zat yang bersifat pereduksi dapat langsung dititar dengan yod, sedangkan zat-zat yang bersifat pengoksidasi dalam larutan asam akan membebaskan yod dari KI yang kemudian dititar dengan Natriumtiosulfat. Pada cara titrasi ini digunakan larutan kanji sebagai penunjuk, yang dengan yod akan menghasilkan warna biru.
3)      Serimetri
Sebagai pengoksidasi dipakai larutan Ce(SO4)2.  Serium merupakan zat pengoksidasi yang kuat, yang mengalami reaksi tunggal. Ion serium dipakai dalam larutan yang berkeasaman tinggi karena dalam larutan yang berkonsentrasi hidrogennya rendah terjadi pengendapan akibat hidrolisis. Titrasi ini jarang dipakai karena selain kurang ekonomis juga memerlukan indikator redoks.
4)      Dikromatometri
Sebagai penitar digunakan larutan kaliumdikromat. Penggunaan utama adalah titrasi besi dalam larutan asam. Senyawa Na/Ba-difenilaminasulfonat merupakan indikator yang sesuai bila besi dititrasi dalam suasana asam sulfat-asam fosfat.
Beberapa syarat yang harus dipenuhi pada penitaran:
1)      Reaksi berlangsung sempurna, tunggal, dan menurut persamaan reaksi yang jelas. Dengan demikian semua sampel bereaksi dengan penitar, tidak ada yang tersisa.
2)      Reaksi berjalan cepat, reaksi yang cepat akan mempertajam perubahan warna yang terjadi pada titik akhir.
3)      Ada indikator yang sesuai.
4)      Ada larutan baku.

Berdasarkan jalannya reaksi yang terjadi, titrasi dapat dibedakan atas:
a.    Titrasi langsung (Direct titration), yaitu larutan sampel dapat langsung dititrasi dengan larutan standar/ baku.
b.    Titrasi tidak langsung (Indirect titration), yaitu larutan sampel direaksikan dulu dengan pereaksi yang jumlah kepekatannya tertentu, kemudian hasil reaksi dititrasi dengan larutan  standar/ baku.
c.    Titrasi kembali (Back titration), cara ini dilakukan bila sampel tidak bereaksi dengan larutan baku atau reaksinya lambat. Dalam hal ini ditambahkan zat ketiga yang telah diketahui kepekatannya dan jumlahnya diukur tetapi berlebihan dan kelebihannya dititrasi dengan larutan baku.
d.   Titrasi penggantian (Displacement titration), cara ini dilakukan bila analat atau  unsur yang akan ditetapkan tidak bereaksi langsung dengan larutan baku, tidak bereaksi secara stokiometri dengan larutan baku, dan tidak saling mempengaruhi (not interact) dengan larutan penunjuk.

Rabu, 04 April 2012

Analisis Gravimetri


Gravimetri merupakan suatu cara analisis jumlah untuk menetapkan unsur- unsur atau senyawa-senyawa berdasarkan pengendapan atau penimbangan berat.
Dasar dan cara analisis gravimetri meliputi:
a.       Cara pengendapan
Sejumlah sampel dilarutkan kemudian langsung ditambahkan suatu pereaksi untuk mengubah zat yang kadarnya akan ditetapkan menjadi senyawaan baru berupa endapan yang bobotnya dapat diketahui dengan penimbangan.
b.                Cara penguapan
Pada cara ini dilakukan dengan penguapan sampel dengan bantuan panas atau pereaksi tertentu. Cara ini kadang-kadang dinamakan cara evolusi.
c.       Cara pengendapan elektrolisis
Elektrolisis juga dapat dipakai untuk memisahkan suatu unsur atau senyawa dari suatu sampel pada potensial tertentu yang kemudian bobotnya dapat diukur.
Tahapan kerja dalam analisis gravimetri, yaitu meliputi: penimbangan, pelarutan, pemanasan, pengendapan, penyaringan, pencucian, pemijaran, pendinginan, dan penimbangan.
Untuk mendapatkan hasil yang baik, maka endapan yang terbentuk harus mempunyai syarat:
a.       Endapannya murni.
b.      Kelarutannya kecil.
c.       Rumus kimia pasti.
d.      Mantap.
Usaha-usaha yang dapat dilakukan agar hasil analisis secara gravimetri mendekati kebenaran diantaranya:
a.    Pemilihan pereaksi pengendap yang tepat sehingga endapan yang didapatkan hanya unsur yang ditetapkan.
b.    Memilih pereaksi pengendap yang kelarutannya tinggi.
c.    Mengatur situasi dan kondisi lingkungan (pH).
d.   Memperhatikan suhu pada waktu pengendapan.
e.    Penambahan pereaksi pembantu jika diperlukan, seperti larutan penyangga.
f.     Menambah pereaksi pengendapan berlebihan agar pengendapan sempurna dan memperkecil kelarutan endapan

Selasa, 03 April 2012

Form Login dan Source Kodesederhana Tanpa Databee (daam tahap Pengembangan)


Private Sub Command1_Click()
If Text1.Text = "Lisence" Then
If Text2.Text = "masterlove007" Then
Form3.Show
Form1.Hide

End If
End If

End Sub

Private Sub Command2_Click()
badawi = MsgBox("Are you sure to exit?", vbInformation + vbYesNo, "warning")
If (badawi = vbYes) Then
End
End If
End Sub

Private Sub Label4_Click()
Form2.Show
Form1.Hide

End Sub

 






Private Sub Command2_Click()
Form1.Show
Form2.Hide

End Sub

Private Sub Command3_Click()
badawi = MsgBox("Are you sure to exit?", vbInformation + vbYesNo, "warning")
If (badawi = vbYes) Then
End
End If
End Sub

SISTEM INISIASI PELEDAKAN (Blast Initiation System)

Inisiator merupakan suatu istilah yang diguanakan oleh perusahaan (industri) bahan peledakn untuk mendeskripsikan peralatan yang dapat dig...