Jumat, 14 Desember 2012

KERAJAAN BALI



Sumber Sejarah
-          Prasasti
Prasasti Sanur ( 839 / 917 M ), merupakan salah satu prasasti yang ditemukan oleh para ahli. Prasasti ini menunjukkan bahwa adanya kekuasaan raja-raja dari Wangsa atau Dinasti Warmaweda.

-          Bangunan Candi
Komplek candi Gunung Kawi merupakan makam dari raja-raja yang dibangun pada saat pemerintahan raja anak Wungsu.

1.      Kehidupan Sosial Masyarakat Bali
Ketika Bali jatuh ketangan Majapahit, maka dalam masyarakat Bali terdapat penggolongan yang terdiri dari 3 golongan ( Triwangsa ) yaitu :
-          Kasta Brahmana ( putra raja )
-          Kasta Kesatria ( keluarga yang memerintah )
-          Kasta Waisya
Disamping itu Bali juga terdapat penggolongan masyarakat menjadi anak Jabo ( orang yang tidak memegang pemerintahan ) dan anak Jeto ( orang yang berada dalam keraton ).
Pada perkembangan selanjutnya, system sosial di bali lebih dipertajam dengan digunakannya kel-lide dalam pemakaian nama seperti : IDA Bagus, Cakorda, Anak Agung, Gusti, Ngakan, dsbnya.

    1. Kehidupan Politik Masyarakat Bali
Bentuk pemerintahan Bali kuno tidak dapat diketahui dengan jelas, raja-raja Bali kuno yang pernah berkuasa diantaranya :
-          Raja Sri Kesari Warmaweda
-          Raja Ugrasena
-          Raja Tubanendra Warmaweda
-          Raja Jayasinga Warmaweda
-          Raja Marakata
-          Raja Anak Wungsu,dll

    1. Kehidupan Ekonomi Masyarakat Bali
Kegiatan ekonomi masyarakat Bali besumber dari hasil pertanian. Jenis-jenis tanaman yang diperdagangkan antara lain padi, enau, nyun ( kelapa ), pucang       ( pisang ), kapas dan sarwa. Selain bercocok tanam rakyat juga memelihara binatang ternak seperti : sapi, kambing, babi, anjing, ayam, kuda, dan kerbau.

Share it