Jumat, 14 Desember 2012

KERAJAAN MATARAM LAMA



Sumber Sejarah
Berita yang mengungkapkan kerajaan Mataram Lama bersumber dari prasasti Canggal. Prasasti ini menggunakan huruf pallawa bahasa sangsekerta.
Sumber sejarah lainnya antara lain prasasti Kalasan ( 778 m ). Prasasti Karang Tengan ( 824 m ), dan Prasasti Arga Pura ( 863 m ).
-          Prasasti Kalasan menginformasikan terdesaknya Dinasti Sanjaya ke utara oleh kedatangan Dinasti Syailendra.
-          Prasasti Karang Tengan mengisahkan Samaratungga dan Pramodawardani dari Dinasti Syailendra.
-          Prasasti Argapura menginformasikan pemerintahan Kayuwangi dari Dinasti Sanjaya.
     
Sistem Pemerintahan

a.      Sanjaya
Dari Prasasti Canggal, kita dapat mengetahui bahwa pada tahun 732 M, Raja Sanjaya mendirikan sebuah Lingga Yoni, di desa Canggal, Gunung Wukir, Jawa Tengah. Pada masa pemerintahannya, raja Sanjaya membangun sebuah dinasti yang dikenal sebagai Dinasti Sanjaya atau Wangsa Sanjaya.

b.      Raka I Panangkaran
Semasa pemerintahan Raka I Panangkaran, Mataram Lama  berada di bawah pengaruh kerajaan Syailendra. Raka I Panangkaran semacam raja bawahan ( vassal ). Kerajaan Syailendra mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Indra Samaratungga.

c.       Raka I Pikatan
Setelah beberapa lama berada di bawah pengaruh Syalendra, Mataram Lama kembali bangkit semasa pemerintahan Raka I Pikatan. Kebangkitan itu diawali melalui perkawinan Raka I Pikatan ( Sanjaya ) dengan Pramodawardani ( Syailendra ). Pemerintahan gabungan Sanjaya-Syailendra menjadi lambang persatuan dua corak kebudayaan yang berbeda, yakni Hindu dengan Budha. Akan tetapi, pemerintahan gabungan tidak berlangsung lama. Setelah kemenangan Raka I Pikatan, Dinasti Syailendra berada di bawah pengaruh dinasti Sanjaya.

d.      Dyah Balitung
Raja Dyah Balitung naik tahta saat kerajaan Mataram Lama dalam keadaan terpecah belah akibat persaingan kalangan bangsawan. Masa pemerintahan Dyah Balitung menghasilkan banyak prasasti. Prasasti terpenting adalah Prasasti Mantiasih yang memuat silsilah raja-raja dari dinasti Sanjaya sampai masa pemerintahan Dyah Balitung.
Berdasarkan prasasti itu, raja-raja yang memerintah Mataram Lama sebelum Balitung adalah Sanjaya,. Raka I Panangkaran, Warak, Garung, Raka I Pikatan, dan Kanyu Wangi.
 
1.      Kehidupan Sosial Masyarakat Mataram Lama
Kehidupan Sosial Masyarakat Mataram Lama sangat dilandasi oleh kehidupan religius ( Hindu-Budha ) dan semangat gotong royong. Selain itu, toleransi beragama dalam kerajaan Mataram Lama pun telah berkembang dengan baik. Terbukti dari perkawinan antara Raka I Pikatan yang beragama Hindu dengan Pramodawardani yang beragama Budha. Keduanya membangun tempat suci menurut kepercayaan masing-masing.

2.      Kehidupan Politik Masyarakat Mataram Lama
Ada sejumlah hal menarik menyangkut pemerintahan :
-          Kewibawaan pemerintahan mengalami pasang surut dari satu raja ke raja yang lain.
-          Raka I Garung ( Patapan ) menerapkan strategi perkawinan politis antara Raka I Pikatan dan Pramodawardani untuk melemahkan kekuatan Syailendra.
-          Persaingan politik antara karajaan Mataram Lama ( Hindu ) dan Syailendra ( Budha ) tidak meluas menjadi perseteruan antar agama.

3.      Kehidupan Ekonomi Masyarakat Mataram Lama
Kehidupan ekonomi kerajaan Mataram Lama bersumber pada usaha pertanian karena letaknya di daerah pedalaman. Dengan pertanian tersebut kelihatannya masyarakat Mataram Lama sudah cukup baik tingkat kesejahteraannya. Pada perkembangan berikutnya, Mataram Lama juga mengembangkan kehidupan maritim, yaitu dengan memanfaatkan aliran Begawan Solo.

Share it